SUKOHARJO- Adanya pademi Covid-19, Adiningsih seorang
mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan D3 Analis Kesehatan di salah satu
perguruan tinggi menjalani kuliah daring tanpa praktikum, tetapi dengan kuliah daring hobi yang dimiliki dapat tersalurkan yaitu kegemaran memasak berbagai macam cemilan. Adanya
kuliah daring, ia memanfaatkan waktu luangnya karena tidak adanya praktikum
tatap muka dengan berinovasi berjualan makanan melalui media sosial, saat
ditemui di rumah pada Sabtu (11/7/2020).“Kuliah daring ini membuat waktu saya banyak terisi dengan memasak, daripada saya hanya tidur-tidur di rumah saja yaudah saya berjualan makanan online saja, karena bagi saya berjualan makanan online ini dapat mengisi waktu luang saya dan menambah pemasukan uang jajan. Makanan yang saya masak bermacam-macam, mulai dari otak-otak mercon, pangsit goreng isi ayam dan udang, serta saya menjual dimsum, lumpia, dan sosis goreng", ujar Adiningsih.
Dengan adanya kuliah daring "saya tidak bisa melakukan pratikum tatap muka seperti biasanya, suasana seperti ini menghambat tugas akhir, saya sudah memasuki semester empat yang akan memasuki semester lima nantinya dan di semester ini perlu adanya PKL (Praktik Kerja Lapangan) untuk memenuhi tugas akhir perkulihan saya. Sedangkan praktikum tidak bisa dilakukan hanya dalam bentuk materi ataupun kuliah daring seperti ini dan praktikum tidak bisa dilakukan di rumah secara individu, karena perlu alat-alat yang memadai seperti di kampus”, lanjutnya.
Ketika
berbicara mengenai solusi apa yang tepat untuk kuliah daring tanpa praktikum, “solusi
yang tepat untuk kuliah daring ini dosen perlu mencontohkan praktikum di
laboratorium dalam bentuk video. Dengan cara dosen melakukan pratikum menggunakan
alat-alat yang ada di laboratorium pada saat mendapat giliran piket masuk
kampus. Dengan dilakukannya praktikum dalam bentuk video dapat memudahkan mahasiswa untuk memahami bab per bab materi ajar yang sudah disampaikan oleh dosen”, ujar Adiningsih lagi.
“Saya
dan teman-teman seharusnya praktik di luar kampus, malah semuanya dibatalkan
karena adanya Corona ini, moga wae Corona ndang berakhir dan kembali
normal seperti sediakala, ben iso ngampus mbak, saya juga ketika masuk kampus tetap berjualan makanan. Berjualan makanan sudah seperti hobi saya mbak, seneng wae ngono nek bakulan maem haha”, ujar Adiningsih lanjutnya.
Vokasi
atau yang dikenal dengan D3 adalah sebuah program pendidikan jenjang diploma
yang bertujuan untuk mempersiapkan tenaga yang dapat menetapkan keahlian dan
keterampilan di bidangnya, siap kerja dan mampu bersaing secara global. Istilah
“analis kesehatan” atau “pranata
laboratorium” masih terdengar asing di telinga masyarakat. Sebagian besar
masyarakat lebih mengenal profesi dalam bidang kesehatan seperti dokter,
perawat, bidan, dan apoteker. Analis kesehatan adalah profesi pada sarana
kesehatan yang dapat bertugas melayani pemeriksaan, pengukuran, penetapan, dan
pengujian bahan yang diambil dari simpel seseorang agar dapat menentukan jenis
penyakit, penyebab penyakit, bahkan kondisi kesehatan seseorang. Analis
kesehatan kerap juga diartikan sebagai seorang dokter, tetapi seorang analis
kesehatan itu bertugas sebagai tangan kanan dokter yang lebih rinci dan mengarah
pada diagnosa penyakit yang dibuktikan dengan hasil diagnosa laboratorium.


Komentar
Posting Komentar